Motivator di Jakarta

Motivator di Jakarta – Jasa Outbound dan Motivasi – Softskill Training – Capacity Building – Team Building – Communication Skill – Public Speaking – Outbound Jakarta

  • Perusahaan / instansi anda membutuhkan jasa Training Motivasi yang Fun dan Berdampak  ?
  •  Program Outbound atau team building ?
  • Jasa Training dan Peningkatan kemampuan SDM ?
  • Program Pelatihan yang  berdampak dan membawa perubahan untuk segenap staff karyawan di organisasi Anda ?

Program & Motivator yang Fresh – Berkesan dan Berdampak

Fahim Azim dalam dunia Pelatihan biasa di sapa dengan panggilan kang Jaim Wong

Trainer Motivator  pelatihan yang mengawali kariernya sebagai staft Tata usaha di sebuah sekolah dan menjadi team relawan di lembaga sosial,pernah menjadi guru dan dosen.

Kecintaan pada dunia pengembangan diri dan prilaku manusia mengantarkan untuk mendalami Hipnoterapi,NLP,EFT dan membuka layanan terapi,sehingga benar benar memahami prilaku manusia membuat materi motivasi yang di sampaikan lebih membumi sesuai kebutuhan.

Saat ini bersama Team juga mengembangkan Program untuk perusahaan dengan metode dan konsep Experiential Learning

Kang Jaim dalam dunia pelatihan juga di percaya sebagai Certified Trainer dalam bidang pengembangembangan Diri.

  • MOTIVATOR SUMBER DAYA MANUSIA
  • Certified Master & Trainer Neo NLP Society Komunitas Pembelajar NLP Terbesar di Indonesia
  • Certified Trainer NLP Coach From NCA
  • Certified Trainer NLP From Neo NLP Society
  • Certifed Master NLP From Neo NLP Society
  • Certified HRM NLP From Supersonalty Institute
  • Certified Human Resource From HRNLP Indonesia
  • Certified Hipnotherapi From Indonesian Board Hipnoterapi (IBH)
  • Certified Talent Mapping
  • Business Grounded Coaching ( G – Coach )

Kami Siap menjadi patner Anda :

Training Motivasi

Karyawan adalah Patner sekaligus Aset Perusahaan/Instansi karyawan tumbuh dan motivasi secara otomatis perusahaan yang akan mendapatkan keuntungan.karyawan adalah Patner Perusahaan  

Mereka bisa kehilangan motivasi, termasuk motivasi dalam bekerja. Oleh karena itu, memberikan pelatihan atau training motivasi untuk karyawan secara berkala sangat penting untuk dilakukan.

Dengan Program dan Tema Kerja Ikhlas,kerja Tuntas kerja berkelas.

Pelatihan Character Building

Memberikan kepada peserta tentang bagaimana perbaikan pandangan, sikap, dan perilaku terhadap diri sendiri dan hubungan dengan orang lain. Kemudian mengarahkan untuk mengenal semua kekuatan diri sendiri secara positif

Training Sales & marketing

Sebagai seorang sales yang unggul harus mendapatkan kepercayaan dari customer dengan menggunakan gaya bahasa yang akan memicu minat dari customer.

Seorang sales bukan hanya membicarakan mengenai nilai kebutuhan dari customer namun mereka juga harus membuat customer merasa membutuhkan tentunya dari sudut pandang customer.

Outbound Training & Team Building

Kekompakan tim sangat penting untuk membangun perusahaan yang solid. Meski punya karyawan-karyawan bertalenta, potensi mereka tidak akan maksimal bila masing-masing orang sulit bekerja sama. Apalagi kini batas antarjabatan makin menipis. Perusahaan perlu melakukan usaha agar tim bisa akrab dan kompak.

Presentasi & Public Speaking

adalah program pelatihan dua hari (in-house training) tentang Public Speaking  komunikasi efektif di dunia kerja.Pelatihan berformat workshop dengan pendekatan experiential learning (menggunakan game & aktifitas sebagai sarana penyampaian materi). 

Jasa Motivator di Jakarta

Motivasi – Softskill Training – Capacity Building – Team Building – Communication Skill – Public Speaking – Outbound Training.

Gathering Baturaden

Paket Family Gathering Baturaden merupakan program wisata sekaligus acara kebersamaan bagi perusahaan di sekitar Wisata Baturaden acara hiburan / entertainment dan acara kebersamaan kami satukan dalam 1 program paket Gathering Baturaden.

Kami bisa membuatkan paket outing baturaden atau paket gathering sesuai dengan tema dan budget yang dimiliki oleh perusahaan. Pilihan durasi mulai dari program setengah hari,1 hari, 2 hari dan 3 hari.

acara outbound activities seperti paket team building atau fun games. Dan malam puncak yaitu acara kebersamaan, motivasi , entertaiment atau muhasabah.

Paket Outbound  ( One Day Outbound ) 

Contoh Rundown Kegiatan Outbound Gathering Baturaden :

  • 09.00 – 09.30 : Ice Breaking & Mini Games yang dipandu bersama Game Master
  • 09.30 – 10.00 : Break
  • 10.00 – 11.30 : Acara Outbound Utama yaitu permainan Low Team Building
  • 11.30 – 12.00 : Penyampaian makna dari game yang sudah dijalankan
  • 12.00 – 13.00 : Istirahat Makan Siang
  • 13.00 – 15.00 : Berwisata
  • 15.00 – 15.30 : Penutupan
Paket Outbound 1 Hari   ( Min 30 orang )
Rp. 180,000 / orang

Gathering Baturaden

Paket Sudah Termasuk :

  • Program Outbound ( Team Work Games )
  • Crew / Fasilitator / Trainer Outbound
  • Tiket Kawasan Outbound
  • Makan 1X
  • Air Mineral 600ml ( Water Break )
  • Sound System
  • P3K dan Obat-Obatan Umum

Paket Belum Termasuk  :

  • Pengeluaran Pribadi
  • T-Shirt Gathering add Rp. 65.000/pcs
  • Tambahan Menu Makanan/Minuman

Apa itu Family Gathering ?

Adalah kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam rangka mempererat hubungan karyawan dan menumbuhkan keakraban antara karyawan dan seluruh anggota keluarga baik istri, suami, dan anak-anak dari seluruh karyawan.

Gathering perusahaan biasanya diisi dengan acara Fun Outbound dan acara lain yang menghibur seperti live music, tour trip dll. Permainan Outbound bersifat low impact games yang dikemas dengan menarik dan menyenangkan.

Kegiatan ini akan dapat memberikan penyegaran kembali pikiran yang sudah suntuk yang dikarenakan rutinitas yang menyita waktu seperti berangkat pagi sekali dan pulang larut malam sehingga komuniksi dan interaksi antar sesama anggota keluarga hampir tidak dapat dilaksanakan.

Dengan Family Gathering suasana yang mulai renggang akan menjadi hangat dan akrab kembali.

Family Gathering Baturaden  ini sering dilaksanakan oleh perusahaan, keluarga besar, reuni para alumni, arisan bahkan sekarang Family Gathering banyak dilakukan oleh komunitas – komunitas, ataupun perkumpulan dalam suatu lingkungan perumahan, dimana sesama warga berkumpul bersama untuk pergi ke suatu tempat yang indah alam pegunungan dan melakukan kegiatan Family Gathering di sana.

Lokasi outbound dan wisata seperti pantai atau pegunungan adalah tempat yang sangat tepat dan kami rekomendasikan. Namun, jika ingin lokasi yang dekat dan mudah terjangkau maka dapat pula menjadi alternative.

Tujuan dari Family Gathering

  • Mengenal lebih dekat keluarga besar perusahan.
  • Menumbuhkan kebersamaan dan keakraban dalam tim.
  • Meningkatkat kualitas hubungan interpersonal dengan lebih mengenal dan memahami satu dengan yang lain.
  • Memberikan alternatif kegiatan yang menghibur untuk menghilangkan stres dan penat karena beban kerja.
  • Merefresh kembali semangat, pikiran, dan emosi agar lebih rileks dan senang.
  • Menumbuhkan semangat kerjasama untuk mencapai tujuan.
  • Meningkatkan kekompakan dan kesolidan dalam tim kerja.

Konsep Family Gathering dapat dilakukan.

  • Outdoor program
  • Indoor Program
  • Fun Games
  • Team Building

Untuk Kebutuhan Outbound di Baturaden dan Sekitarnya seperti outbound di Obyek Wisata Guci,Desa wisata serang Purbalingga dan kawasan jawa tengah lainya kami siap memberikan program terbaik untuk anda.

Wisata Outbound Rafting di Pemalang

Rafting di Pemalang  – Saat ini kegiatan arung jeram atau wisata rafting  bukan dominan milik para petualang saja,namun sudah menjadi kegiatan Favorit yang bisa di padukan dengan Program Outbound seperti Team Work, Fun Game,Leadership,Gathering dll

kegiatan ini sudah menjadi wisata alam yang mengasyikkan, di luar negeri kegiatan arung jeram (rafting) telah mengalami popularitas yang sangat tinggi dan cenderung meningkat terus dan Tempat rafting yang tergolong baru yaitu Rafting di Pemalang yang asik dan menantang.

Setiap orang secara berkelompok ataupun organisasi hampir pada setiap kesempatan melakukan kegiatan arung jeram (rafting).

Rafting di Pemalang Kegiatan yang sangat menyenangkan dan dapat membangkitkan adrenalin.

Arung jeram merupakan salah satu kegiatan olah raga yang bernilai rekreasi (sport tourism) yang banyak menarik minat orang untuk mengikutinya.

Rafting di Pemalang

Selain diperlombakan sebagai suatu cabang olah raga, arung jeram juga dianggap sebagai wisata petualangan yang menantang sekaligus atraktif dan memberikan pengalaman yang cukup mendalam bagi yang pernah mengikutinya. Rafting di Pemalang  juga memiliki standar keamanan Nasional.

Arung jeram adalah kegiatan yang menggairahkan, mengasyikkan, sedikit liar tetapi menyenangkan. Seperti pada kegiatan petualangan lainnya, arung jeram tetap memiliki resiko dan bahaya.

Namun resiko tersebut justru menambah semangat dan menjadi perangsang bagi para penggiat kegiatan ini, sehingga bukan menjadi alasan mengapa orang – orang tidak menyukai kegiatan arung jeram atau rafting.

dan akan lebih seru jika Rafting di Pemalang atau kawasan Jawa Tengah seperti Rafting di Sungai Serayu  jika di padukan dengan program  Fun Game / Outbound Team Work untuk menjalin keakaraban dan motivasi.

untuk mendapatkan pelayanan Program Rafting di Pemalang  plus program Team work training Motivasi anda bisa mengkonsultasikan kepada kami.

085-642-744-662 / 087-774-333- 890
WA : 085-642-744-662

https://javaoutbound.com
Team kami adalah team Berpengalaman dan bersertifikat yang siap memberikan Program Terbaik yang di sesuaikan dengan kebutuhan Perusahaan anda.

Contoh Aktifitas Game Outbond Tanpa Alat yang Seru !

jika anda mencari Alternatif untuk  memandu  Game Outbond Tanpa Alat ada banyak jeninya, ada beberapa contoh yang bisa juga anda modifikasi tergantung kreatifitas anda.  bisa juga di gunakan untuk keluar sejenak dari rutinitas yang ada. Semisal, jeda diantara seminar atau pelatihan.

Namun Game Outbond Tanpa Alat  akan menjadi efektif apabila pesan dalam permainan tersebut tersampaikan kepada para peserta dan mereka dapat mengaplikasikannya dalam pekerjaan dan kehidupannya, jadi Fasilitator yang baik harus mampu memancing peserta untuk mengambil nilai dari Aktifitas Game ini.

Sebenarnya banyak sekali permainan outbound yang dapat dilakukan dengan alat yang minim atau seadanya bahkan ada beberapa permainan juga yang tanpa menggunakan alat sama sekali. Berikut kami akan berikan beberapa contoh permainan kecil outbound yang bisa diaplikasikan dengan mudah.

Game Outbond Tanpa Alat : Buta Tuli Bisu

Game Outbond Tanpa Alat

Permainan ini merupakan permainan yang cukup dikenal oleh masyarakat. permainan membutuhkan setidaknya 3 orang yang akan memerankan si Buta, Tuli, dan Bisu.

Apabila peserta banyak maka anggota regu lainnya akan menjadi si Buta. Tentukanlah sebuah rute yang harus dilewati oleh anggota regu yang berperan sebagai si Buta,

mereka harus berjalan mengikuti rute yang terdapat rintangan dari garis start menuju finish.

Nah si buta akan berjalan dengan mengikuti aba – aba dari si Tuli dimana si Tuli tidak boleh melihat (dalam posisi membelakangi) rute yang dilewati oleh para si buta.

dan tugas si Bisu adalah memberikan arahan kepada si Buta melalui si Tuli dengan memperagakan perintah – perintah tersebut menggunakan anggota badan.

Kelompok peserta yang dapat menyelesaikan dengan waktu tersingkat adalah pemenangnya.

Pesan moral dalam permainan ini adalah kerjasama. bagaimana sebuah tujuan dapat tercapai dengan kerja sama yang baik karena pribadi dalam setiap kelompok pasti memiliki kekurangan dan kelebihan masing – masing. oleh karena itu toleransi dalam seebuah kelompok itu penting bagi tercapainya sebuah tujuan.

Game Outbond Tanpa Alat Kuadrat Angka

Kuadrat angka adalah permainan yang cukup simpel karena biasa digunakan dalam acara – acara seminar untuk mencairkan suasana atau dalam istilah outbound disebut sebagai ice breaking games.

Cara berminnya cukup mudah yakni berhitung seperti dalam sebuah barisan. akan tetapi angka yang diucapkan bukanlah 1,2,3 dst melainkan kuadrat sebuah angka. fasilitator akan menyebut sebuah angka dan kemudian menunjuk seseorang sebagai kuadrat selanjutnya angka tersebut.

Contoh, Fasilitator menyebut angka 7 kemudian menunjuk seseorang maka orang tersebut harus menyebut angka 14 dan orang yang ada di sebelah kirinya harus melanjutkan perhitungan tersebut dengan menyebut angka 21 dan terus dilanjutkan seperti berhitung oleh orang selanjutnya. orang yang tidak dapat menyebutkan angka dengan benar harus mendapat hukuman untuk maju dan menghibur peserta lainnya.

Pesan moralnya adalah konsentrasi dalam sebuah tanggung jawab itu penting.

Game Outbond Tanpa Alat Kapal Perang

Permainan ini cocok dimainkan dengan banyak orang. setiap kelompok peserta terdiri dari minimal 7 orang. setiap kelompok mewakili kapal perang masing – masing negara.

setiap kelompok baris berbanjar dan menghadap kearah lawan lainnya  dan kemudian ketika fasilitator menyebutkan nama sebuah negara atau nama kelompok tersebut maka setiap orang dalam setiap kelompok tersebut secara satu persatu harus meneriakkan kata CEKREKKREK (Menirukan suara senapan di kokang), AWAS, BIDIK, SIAP, TEMBAK, DOR, dan peserta di banjar ketujuh harus menyebutkan nama negara atau kelompok lawan. nah kelompok yang disebut harus melakukan hal yang sama.

hingga nanti ada kelompok yang tidak bisa menyebut dengan sempurna maka dia harus dinyatakan tenggelam tertembak. Begitu terus hingga tertinggal satu kelompok yang menjadi pemenangnya.

Game Outbond Tanpa Alat Simon Says

Permainan ini juga bisa disebut sebagai kata simon. bermainnya cukup mudah karen fasilitaor hanya memberikan perintah dengan didahului “Kata Simon” atau “Simon Says” maka peserta harus mengikuti perintah tersebut akan tetapi apabila fasilitator tidak mendahului perintah tersebut dengan “kata simon” atau “simon say”s maka peserta tidak boleh melakukan perintah tersebut nah peserta yang salah harus maju untuk menghibur teman – temannya.

Ingin mengadakan Aktifitas Wisata Outbound

SMART OUTBOUND ADVENTURE
Outbound – Team Work – Gathering 
Training Motivasi di Pulau Jawa
CALL US : 085-642-744-662
—————
https://javaoutbound.com
https://outboundwisata.com

Sejarah Outbound Training yang wajib di Ketahui

Sejarah Outbound

Sejarah Outbound – Hampir setiap hari mendapatkan pertanyaan dari Calon klien yang menanyakan tetang Outbound Training dengan pertanyaan yang hampir sama :

“Berapa Harga Paket Outboudnya ?”

“Outboundya Berapa Game ?

“Outboundya Gamenya Apa saja ?

“Outboundnya Ada Flaying Fox nya ?

Pertanyaan ini sangat umum dan sebelum saya menjawab semua pertanyaan itu biasanya saya tanpa ulang “ Maaf kira kira untuk apa Tujuan Outbounya ? kami Ingin memastikan agar bisa sesuai kebutuhan”

Meskipun ujung ujunya yang menentukan klein mau atau tidak lebih dominan pada Harga dan Fasilitas yang kita tawarkan,namun yang penting kami bisa memberikan program yang sesuai dengan kebutuhan.

Karna kami Yakin ada Perusahaan yang berharap Kegiatan Outbound akan memberikan Dampak Positif pada Pertumbuhan perusahaanya.

mari kita simak Sejarah Outbound dan apa  sebenarnya apa itu kegaitan Outbound

Sebenarnya, cikal bakal aktivitias outbound sudah ada jauh sebelum industri modern melanda eropa. Tepatnya pada tahun 1821.

Adalah Round Hill School yang mengadakan pelatihan di alam terbuka sebagai bagian dari personal development (pengembangan diri) dan team develompemnt(pengembangan tim). Namun saat itu belum dikenal istilah outbound.

Sejarah Outbound

Bapak Outbound Dunia Dr. Kurt Hahn

Istilah Outbound pada mulanya dikenalkan oleh Dr. Kurt Hahn, seorang ilmuwan asal Jerman pada tahun 1941.

Outbound sendiri adalah kependekan dari istilah Outward Bound, yang berasal dari kata out of boundaries, yakni untuk menandakan saat sebuah kapal keluar dari dermaga.

Sampai sini Anda mungkin bingung, apa hubungannya kapal yang keluar dari dermaga dengan kegiatan outbound?

Pada tahun 1933, Dr. Kurt Hahn melarikan diri dari Jerman karena berseberangan politik dengan Hitler yang berkuasa di Jerman saat itu. Pelariannya ini dibantu oleh pengusaha kapal bernama Lawrence Holt.

Selanjutnya, pada tahun 1941 Dr. Kurt Hahn mendirikan sekolah outward bound tepatnya di Aberdovey, Wales.

Sekolah atau pelatihan yang ia ciptakan ini bertujuan untuk melatih fisik dan mental para pelaut muda guna menghadapi ganasnya pelayaran di lautan Atlantik pada masa itu, dikarenakan Inggris ikut terlibat dalam Perang Dunia II. Inilah kaitannya kegiatan outward bound atau outbound dengan dunia perkapalan/kelautan.

Kegiatan outbound pada awalnya ini memakai kegiatan mendaki gunung dan petualangan di laut sebagai media pelatihannya.

Dr. Kurt Hahn menganggap bahwa kegiatan berpetualang bukan merupakan kegiatan main-main melainkan sebagai wahana berlatih anak-anak muda untuk ajang menuju kedewasaan.

Dengan menggunakan metode, media dan pendekatan yang dilakukan oleh sekolah Outward Bound, banyak ahli pendidikan yang mengklasifikasikan bentuk pelatihan yang diajarkan Dr. Hahn sebagai adventure education atau Experiential Learning (EL).

Setelah berakhirnya Perang Dunia II, metode pelatihan ini berkembang pesat dan mulai ditiru di banyak tempat bahkan sampai keluar wilayah Eropa.

Sejarah Outbound  masuk ke Indonesia sekitar tahun 1990 dengan nama Outward Bound Indonesia. Dan di masa kini kegiatan outbound tidak hanya diterapkan untuk kalangan pelaut dan militer saja, namun juga telah meluas lagi ke berbagai kalangan, baik perusahaan, profesional, LSM, lembaga pendidikan, dan lainnya.

Perkembangan outbound begitu pesat.

Tak heran, muncul beragam permainan dan istilah-istilah lain seperti outing, gathering, team building, dan lain sebagainya. Kegiatannya sendiri ada yang bersifat low impact seperti permainan team building, ada pula yang bersifat high impact seperti rafting (arung jeram), paintball, high rope, flying fox dan lain sebagainya.

SMART OUTBOUND ADVENTURE
Outbound – Team Work – Gathering 
Training Motivasi di Pulau Jawa
CALL US : 085-642-744-662
—————
https://javaoutbound.com
https://outboundwisata.com

Informasi Khusus Outbund wisata Air Panas Guci
https://gucioutbound.com

Alur Penyusunan Program Outbound Training

Kegiatan/ Program Outbound Training sekarang menjadi primadona perusahaan karna melalui permainan yang menyenagkan bisa sekaligus membangun motivasi dan kerjasama antara team.

Program Outbound Training

Ada dua tujuan Program Outbound Training. yang pertama adalah Fun Outbound indikatornya adalah yang penting bisa bersenang senang biasanya untuk mengisi acara Outing namun tetap memiliki nilai kebersamaan.

Yang kedua bersifat Program Training dimana program perlu di analisa secara mendalam karna ini adalah program Training. dengan metode Exsperiental Learning sehingga fokus materi pelatihan adalah pada Training/Pelatihan yang disajikan dalam bentuk Outbound  disajikan di alam terbuka

Program Outbound Training  memiliki tujuan  pengembangan terhadap suatu kompetensi tertentu, sehingga sebelum diselenggarakan pelatihan perlu dilakukan analisis gap kompetensi yaitu dengan penyusunan analisa kebutuhan pelatihan agar sasaran/hasil pelatihan benar-benar sesuai dengan kebutuhan perusahaan/institusi.

Berikut alur proses penyelenggaraan Program outbound :

TNA ( Training Need Analysis ) -> Kurikulum -> Materi Pelatihan -> Psikodrama Pelatihan -> Pelaksanaan Pelatihan -> Evaluasi -> Laporan

TNA Training Needs Assessment (TNA)

Pra outbound, Training Needs Assessment (TNA) atau analisis kebutuhan Program Outbound  adalah suatu langkah yang dilakukan sebelum melakukan pelatihan dan merupakan bagian terpadu dalam merancang pelatihan untuk memperoleh gambaran komprehensif tentang materi, alokasi waktu tiap materi,

dan strategi pembelajaran yang sebaiknya diterapkan dalam penyelenggaraan pelatihan agar pelatihan bermanfaat bagi peserta pelatihan.

Dari analisis ini akan diketahui pelatihan apa saja yang relevan bagi suatu organisasi pada saat ini dan juga di masa yang akan datang.

Organisasi tidak dapat menentukan pelatihan begitu saja tanpa menganalisis dahulu kebutuhan dan tujuan apa yang ingin dicapai. Penilaian kebutuhan merupakan road map untuk mencapai tujuan organsasi.

Kurikulum

Menerjemahkan hasil analisis dari TNA menjadi tabel elemen kompetensi peserta yang akan dikembangkan.

Rancangan penyajian materi Program Outbound Training  pelatihan berdasarkan kompetensi sesuai dengan kurikulum dalam bentuk simulasi/permainan, karena outbound dengan Experiential Curriculum, belajar dari pengalaman nyata dalam bentuk simulasi/games.

Merancang Program Pelaksanaan  Pelatihan

Suatu panduan untuk menyamakan persepsi para Trainer / Fasilitator Outbound dalam penyajian materi pelatihan untuk memperkecil perbedaan cara memfasilitasi pada kelompok yang berbeda serta memperkecil penyimpangan pencapaian tujuan atas pelatihan.

berisi panduan atas setiap materi pelatihan/permainan yang meliputi Tujuan, SDM, Alat bantu, Waktu, Uraian singkat permainan, Prosedur permainan dan Pemahaman permainan/refleksi.

Pelaksanaan Program Outbound Training

Rangkaian pelaksanaan pelatihan dengan metode yang telah ditetapkan sesuai dengan TNA, Kurikulum dan Psikodrama.

Evaluasi

Pelaksanaan suatu Program Outbound Training akan dievaluasi dalam pelaksanaan permainan dan makna pembelajaran yang didapat dari permainan dengan metode AKSI – REFLEKSI.

demikian Gambaran Alur Program Outbound Training.

SMART OUTBOUND ADVENTURE
Outbound – Team Work – Gathering 
Training Motivasi di Pulau Jawa
CALL US : 085-642-744-662
—————
https://javaoutbound.com
https://outboundwisata.com

Informasi Khusus Outbund wisata Air Panas Guci
https://gucioutbound.com

Outbound Team Building di sekitar Pulau Jawa

Smart Outbound Adventure – Outbound Team Building – Gathering – Fun Game – Motivasi  karyawan

outbound team building

Salah satu tujuan di lakukan kegiatan outbound bertujuan untuk membangun keakraban atau team building dengan cara yang menyenangkan.

Sudah tidak asing lagi bagi kita kegiatan yang disebut sebagai Outbound team building, kegiatan ini sudah lama diterapkan oleh banyak pihak seperti yayasan sosial, perusahaan, instansi pemerintah dan terutama instansi pendidikan.

Banyak manfaat yang kita didapat dari kegiatan tersebut sehingga tak jarang kami dapati team building pasti menjadi salah satu agenda wajib bagi perusahaan – perusahaan dan instansi pendidikan di Indonesia.

Outbound Team building adalah berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memotivasi anggota tim untuk meningkatkan kinerja seluruh anggota tim.

Anggota tim merupakan salah satu modal dasar penggerak suatu organisasi agar dapat berjalan secara maksimal dalam mencapai tujuan. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa keberhasilan pencapaian tujuan suatu organisasi sangat ditentukan oleh kualitas dari tim tersebut.

Apa saja kah karakteristik ideal yang harus diterapkan bagi sebuah tim yang solid? 

1. Setting Clear Objectives 

Menetapkan bersama objektivitas yang ingin dicapai dengan jelas, sehingga semua anggota tim dapat memahami tugas dan fungsinya masing – masing.

Objektivitas atau pencapaian hasil yang tidak jelas akan membuat tim kebingungan kemana arah tim tersebut harus berjalan, bagaimana caranya dan apa yang harus diraih, semuanya tidak jelas karena sebab penentuan tujuan dari pembentukan sebuah tim yang tidak ada.

2. Commitment 

Sudah terbentuknya objektivitas yang jelas dalam pembentukan team building maka yang harus dilakukan adalah komitmen atau sepakat dengan apa yang sudah ditetapkan. Dalam setiap Pelatihan Team Building yang Performa Outbound jalankan, hal yang selalu kami ulang dan tekankan dari awal adalah komitmen.

Jadi seluruh anggota tim haruslah menjaga komitmennya terhadap apa saja yang telah ditetapkan sebelumnya, tanpa adanya komitmen artinya tidak ada perubahan.

3. Communication 

Melatih tim dengan komunikasi yang baik dan terbuka akan sangat membantu tim dalam melakukan berbagai hal terutama ketika tim sedang dihadapi suatu permasalahan baik yang datangnya dari luar maupun dari tim itu sendiri.

4. Leadership 

Merupakan hal pokok dalam sebuah tim adalah dengan hadirnya sebuah kepemimpinan, pemimpin tidak bisa diartikan hanya dengan satu orang sebagai pemberi arahan atau komando tetapi kepemimpinan lebih luas merupakan suatu komando yang disepakati bersama dan tentunya dijalankan secara bersama-sama juga.

Pada umumnya pembentukan tim yang solid membutuhkan proses dan waktu yang tidak singkat, oleh karena itu sebagai usaha untuk mencapai kondisi yang lebih baik lagi, kegiatan seperti pelatihan team building ini harusnya dilakukan secara bertahap dan terus menerus.

Untuk Layanan dan Kebutuhan Outbound segera hubungi tema konsultant kami :

Outbound Specialist

SMART OUTBOUND ADVENTURE
Outbound – Team Work – Gathering – Training Motivasi di Pulau Jawa
CALL US  :  085-642-744-662

Outbound Berdampak dengan Experiential Learning

Experiential Learning

Apa yang anda pikirkan Tentang Outbound ? apa itu Outbound ? apakah Outbound hanya sebuah permainan ? Program Outbound di rancang sebagai tool/alat untuk sebuah pelatihan bedanya jika pelatihan Formal di adakan dalam bentuk seminar,workshop di dalam ruangan Outbound adalah bentuk Pelatihan dengan Metode Experiential Learning

game di rancang setelah kita menganalisa kebutuhan Outbound dari klien kita melakukan TNA Training Need Analisis setelah itu kita buat kurikuum program bersama team dan merencanakan aktiftas game apa yang akan menjadi saran simulasinya.

Pembelajaran dengan model Experiential Learning mulai diperkenalkan pada tahun 1984 oleh David Kolb dalam bukunya yang berjudul “ Experiential Learning  , experience as the source of learning and development”.

Experiential Learning mendefinisikan belajar sebagai “proses bagaimana pengetahuan diciptakan melalui perubahan bentuk pengalaman.

Pengetahuan diakibatkan oleh kombinasi pemahaman dan mentransformasikan pengalaman” (Kolb 1984: 41).

Gagasan tersebut akhirnya berdampak sangat luas pada perancangan dan pengembangan model pembelajaran seumur hidup (lifelong learning models).

Pada perkembangannya saat ini, menjamurlah lembaga-lembaga pelatihan dan pendidikan yang menggunakan Experiential Learning sebagai metode utama pembelajaran bahkan sampai pada kurikulum pokoknya.

Kolb mengusulkan bahwa  experiential learning mempunyai enam karakteristik utama, yaitu:

  • Belajar terbaik dipahami sebagai suatu proses. Tidak dalam kaitannya dengan hasil yang dicapai.
  • Belajar adalah suatu proses kontinyu yang didasarkan pada pengalaman.
  • Belajar memerlukan resolusi konflik-konflik antara gaya-gaya yang berlawanan dengan cara dialektis.
  • Belajar adalah suatu proses yang holistik.
  • Belajar melibatkan hubungan antara seseorang dan lingkungan.
  • Belajar adalah proses tentang menciptakan pengetahuan yang merupakan hasil dari hubungan antara pengetahuan sosial dan pengetahuan pribadi.
  • Experiential learning itu adalah proses belajar, proses perubahan yang menggunakan pengalaman sebagai media belajar atau pembelajaran.
  • Experiential Learning adalah pembelajaran yang dilakukan melalui refleksi dan juga melalui suatu proses pembuatan makna dari pengalaman langsung.

Experiential Learning berfokus pada proses pembelajaran untuk masing-masing individu (David A. Kolb 1984).

Experiential Learning adalah suatu pendekatan yang dipusatkan pada peserta Outbound  yang dimulai dengan landasan pemikiran bahwa orang-orang belajar terbaik itu dari pengalaman.

Dan untuk pengalaman belajar yang akan benar-benar efektif, harus menggunakan seluruh roda belajar, dari pengaturan tujuan, melakukan observasi dan eksperimen, memeriksa ulang, dan perencanaan tindakan.

Apabila proses ini telah dilalui memungkinkan peserta Outbound untuk belajar keterampilan baru, sikap baru atau bahkan cara berpikir baru.

Jadi, experiential learning adalah suatu bentuk kesengajaan yang tidak disengaja (unconsencious awareness).

Contohnya, ketika peserta dihadapkan pada game Spider Web atau jaring laba-laba. Tugas kelompok adalah menyeberang jaring yang lubangnya pas dengan badan kita, namun tidak ada satu orangpun yang boleh menyentuh jaring tersebut.

Tugas yang diberikan tidak akan berhasil dilakukan secara individual karena sudah diciptakan untuk dikerjakan bersama. Untuk mencapai kerjasama yang baik, pasti akan timbul yang namanya komunikasi antaranggota kelompok.

Lalu muncullah secara alami orang yang yang berpotensi menjadi seorang inisiator, leader, komunikator, ataupun karakter-karakter lainnya.

Experiential Learning itu sendiri berisi 3 aspek yaitu:

  1. Pengetahuan (konsep, fakta, informasi),
  2. Aktivitas (penerapan dalam kegiatan) dan
  3. Refleksi  (analisis dampak kegiatan terhadap perkembangan individu).

Ketiganya merupakan kontribusi penting dalam tercapainya tujuan pembelajaran. Relasi dari ketiganya dapat digambarkan sebagai berikut:

Sedangkan dalam merancang pelatihan experiental learning, ada 4 tahapan yang harus dilalui yaitu:

  1. Experiencing, tantangan pribadi atau kelompok,
  2. Reviewing: menggali individu untuk mengkomunikasikan pembelajaran dari pengalaman yang didapat,
  3. Concluding menggambarkan kesimpulan dan kaitan antara masa lalu dan sekarang, serta
  4. Planning: menerapkan hasil pembelajaran yang dialaminya.

Untuk kebutuhan Program Outbound anda bisa menghubungi Team Learning Consultant Kami

5 Tips Mengadakan Outbound Gathering Karyawan

Outbound GatheringOutbound Gathering karyawan biasanya sudah menjadi agenda rutin perusahaan sebagai sarana untuk refreshing, sekaligus untuk meningkatkan kembali Motivasi kinerja.

Dan salah satu cara untuk menjalin keakraban antar karyawan dan keluarga adalah dengan mengadakan Gathering bersama sama,sejenak melepaskan penat bersama sama membangun keakraban bahkan Gathering bersama terbukti mampu meningkatkan kembali produktifitas,

Kesibukan bekerja sehari-hari dengan segudang permasalahnya memang mampu membuat orang menjadi mudah merasakan kejenuhan.

Belum lagi hubungan dengan sesama rekan kerja ataupun atasan yang seringkali memanas dan terjalin kurang baik.

Sehingga ada beberapa instansi yang sengaja berupaya mengatasi hal-hal tersebut dengan mengajak seluruh karyawan beserta keluarga untuk pergi piknik, minimal satu kali dalam setahun yang biasanya di sebut Gathering Karyawan agar acara lebih meriah sekaligus berdampak ganda biasanya sekalian ber Outbound.

dengan kegiatan Outbound yang di pandu oleh team dan instruktur yang Profesional menjadikan Kegiatan Outbound Gathering akan lebih bermakna dan lebih meriah sekligus berdampak Positif di bandingkan dengan hanya Gathering biasa.

Bagaimana bila pimpinan perusahaan atau instansi menunjuk anda sebagai salah satu panitia yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan acara gathering tersebut?

Bagaimana caranya supaya acara Outbound Gathering Karyawan  dapat terlaksana dengan baik dan sukses?

Beberapa tips sebelum mengadakan Outbound Gathering Karyawan , yaitu:

1. Beritahukan sejak jauh-jauh hari. 
Segera susun kepanitiaan, setelah pimpinan perusahaan atau instansi menunjuk anda dan rekan-rekan sebagai panitia. Rundingkan hal=hal apa saja yang diperlukan untuk kelancaran acara. Dan yang paling penting adalah menentukan tanggal pelaksanaan. Bila sudah menemukan hari dan tanggal yang dirasa pas, segera informasikan kepada seluruh karyawan agar mereka bisa hadir saat acara.

2. Tentukan lokasi. 
Selain tanggal dan hari, tetapkan juga tempat-tempat yang akan dijadikan tujuan pelaksanaan gathering. Pilih tempat yang nyaman dan aman bagi segala lapisan usia, sebab bisa saja yang hadir bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak.

Yang menjadi pertimbangan selain tempat, yaitu ketersediaan fasilitas seperti kamar mandi, tempat beristirahat dan berteduh bila tiba-tiba saja turun hujan atau cuaca panas terik. Juga kemudahan dalam hal akses komunikasi dan transportasi.
Ada banyak pilihan tempat Outbound Gathering,

Alternatif tempat yang menarik  Gathering Karyawan di  Wilayah Jawa Tengah :

atau anda punya tempat Favorit dan membutuhkan pemandu Outbound kami siap dimana saja dan kapan saja.

3. Survei tempat. 
Setelah ditemukan kata sepakat tentang tempat mana yang akan dituju, lakukan survei langsung ke lokasi. Terutama bila lokasi atau tempat yang akan dituju belum pernah dikunjungi atau disambangi sebelumnya. Pastikan tempat acara sanggup untuk menampung dan memfasilitasi jumlah peserta yang akan datang saat acara.

Manfaat lainnya adalah dengan survei, anda dan kawan-kawan panitia jadi tahu berapa jauh lokasi dari tempat berkumpul, sehingga dapat memperkirakan jam berapa harus kumpul, dan sebagainya. Bisa mengetahui biaya masuk dan fasilitas apa saja yang tersedia di tempat tersebut,dan kami dari Guci Outbound adventure siap menemani surfe surfe anda.

4. Merencanakan kegiatan. 
Buat acara-acara yang menarik agar peserta merasa berkesan dan bersemangat untuk mengikuti keseluruhan acara hingga tuntas. Sertakan permainan-permainan yang menjalin kekompakan antar karyawan atau antar keluarga. Sehingga setiap peserta akan saling mengenal lebih baik lagi.

atau ingin menikmati konsep yang berbeda misalnya sambil Camping ini bisa anda coba jika pesera memungkinkan .

Rasa keakraban dapat lebih erat seusai acara dan hal tersebut baik bagi etos kerja, terutama bagi hubungan antara bawahan dan atasan dan Guci Outbound Adventure Ahlinya.

5. Sediakan doorprize. 
Sebagai penarik minat, sediakanlah door prize. Tentu saja harus disesuaikan dengan budget yang ada. Atau bisa saja anda dan kawan-kawan mencari sponsor untuk acara tersebut, sehingga akan lebih banyak lagi hadiah yang tersedia.

Itulah tips-tips yang mudah-mudahan dapat membantu acara Gathering anda.

Cara Menyusun Program Outbound yang Efektif

Salah satu keberhasilan dalam sebuah kegiatan adalah dengan cara merencanakanya terlebih dahulu, begitu pula dengan Program Outbound  perencanaan yang matang akan menjadikan  kegiatan Program Outbound akan lebih mudah di lakukan.

Program Outbound

Didalam sesuatu aktivitas outbound, amat mutlak mencermati susunan acara outbound tersebut. keberhasilan sesuatu aktivitas outbound training di antaranya bergantung dari seberapa berkualitasnya acara outbound dikemas.

Dibawah sini Kami mencoba membagi kan beberapa tips, panduan singkat untuk menyusun acara Kegiatan  outbound agar lebih tersistem dan terencana guna meningkatkan output kualitas acara  outbound kita

Pertama, sebagian pertimbangan didalam penyusunan acara aktivitas outbound yaitu :

  1. jumlah peserta outbound
  2. umur peserta outbound
  3. gender peserta outbound
  4. tingkat pendidikan peserta outbound
  5. maksud serta tujuan outbound
  6. lokasi aktivitas outbound
  7. muatan yang diharapkan  peserta outbound

sesudah kita ketahui banyak hal tersebut diatas, barulah kita rancang acara outbound sebaik-baiknya, sesuai dengan kondisi serta situasi dari client peserta outbound kita.

contoh : satu aktivitas outbound terdiri dari tempat manajemen sesuatu perusahaan yang terdiri dari tingkatan manajer ke atas. rencana yang di idamkan yaitu team building, team work serta leadership.

maka aktifitas  outbound nya lalu mesti kita cocokkan dengan masalah diatas. team outbound seharusnya  dapat menentukan aktifitas  outbound dengan bijak, agar tujuan serta tujuan dari aktivitas outbound training tersebut terwujud.

Kedua,  Secara global, didalam sesuatu aktivitas outbound 1 hari,  aktivitas acara bisa dibagi jadi 4 sesi kegiatan

Aktifitas  pembuka,

yang biasa kita sebut dengan ice breaking.  di sini yaitu games yang berbentuk fun. manfaatnya untuk mencairkan situasi peserta, sebelum saat ke acara selanjutnya. sebagian pilihan games ice breaking salah satunya : lingkar kedalam lingkar keluar, mutiara didalam kerang, hunter my name, latih konsentrasi, tepuk 1, 2 door, dll

Aktifitas team building 

di sini peserta outbound dapat di sajikan games-games outbound yang berbentuk team work serta team building. maka team outbound training mesti bijak menentukan Aktifitas yang dimainkan, sesuai dengan keperluan client.

individual challenge 

sangat banyak pilihan individual challenge ini yang di sesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan.

de briefing 

acara de briefing umumnya juga dapat dikombinasi dengan penutupan. mengambil pemaknaan dari Aktifitas  yang telah di lakukan, mengimpulkan serta mengesankan didalam hati.

SMART OUTBOUND ADVENTURE 

SPECIALIST PROGRAM LAYANAN TRAINING & OUTBOUND